Definisi Warkat Cek dan Giro

•21/07/2013 • 2 Comments

GIRO

Definisi Giro

Merupakan rekening simpanan di bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan Cek atau Bilyet Giro (BG)

CEK

Definisi Cek

Adalah surat berharga/ warkat bank yang merupakan surat perintah  tanpa syarat dari nasabah (penarik) kepada pihak bank (tertarik) untuk membayar sejumlah uang kepada pihak bank (tertarik) untuk membayar sejumlah uang kepada pambawa baik secara tunai maupun pemindahan bukuan.

Masa Aktif Cek

Masa berlaku cek atau tenggang waktu penawaran cek adalah 70 hari dan kadaluwarsa cek adalah 6 bulan 70 hari (250 hari).

Setelah 70 hari, Cek masih dapat dibayar oleh bank dengan membayar meterai (pemutihan cek). Pemutihan cek tidak boleh melebihi kadaluwarsa cek.

Jenis Cek:

1.       Cek Atas Nama

Merupakan cek yang diterbitkan atas nama seseorang atau badan hokum tertentu yang tertulis jelas pada cek tersebut, dengan catatan pada kata”atau pembawa” dicoret

2.       Cek Atas Unjuk

Adalah kebalikan dari cek atas nama, artinya pemegang / pembawa cek tersebut dapat menguangkan/ memindahkan dana yang tertera pada cek tersebut.

3.       Cek Silang/ Cross Cheque

Merupakan cek yang berubah fungsi, dari tunai menjadi non tunai, bila di  ujung sebelah kiri atau kanan atas terdapat garis menyilang

4.       Cek Mundur

Merupakan cek yang diberi tanggal mundur dari tanggal diterbitkannya cek tersebut

5.        Cek Kosong

Merupakan cek yang dibuka oleh nasabah namun tidak ada dana pada rekening nasabah pada saat dicairkan.

BILYET GIRO

Adalah surat berharga / warkat bank yang merupakan surat perintah dari nasabah (penarik) kepada pihak bank (tertarik) untuk memindah bukukan sejumlah dana dari rekening nasabah yang bersangkutan ke rekening lain seperti tercantum dalam BG tersebut

Tanggal Buka

Adalah tanggal diterbitkannya BG yang ditulis pada ujunga sebelah kanan

Tanggal Efektif

Adalah tanggal perintah yang ditulis oleh nasabah pada Bilyet Giro kepada bank untuk memindahkan dana pada tanggal tersebut atau stelahnya

Tenggang Waktu Penawaran

Adalah jarak waktu antar tanggal buka BG sampai dengan tanggal efektif BG (tidak melebihi 70  hari)

Kadaluarsa Bilyet Giro

Masa Aktif Bilyet Giro adalah 6 bulan 70 hari (250 hari)

KLIRING/ INKASO

Kliring

Tukar menukar warkat (Cek/BG) yang dikoordinir oleh BI setempat sebagai sarana perhitungan pemindahan dana antar bank dengan tujuan untuk memperlancar pembayaran giral.

Intercity Clearing

Adalah kliring nasional dimana Bank penerbit warkat merupakan peserta intercity celaring, dan diwilayah kliring dimana warkat tersebut dikliringkan terdapat kantor cabang dari bank penerbit.

Setoran Kliring

Setoran yang dilampiri dengan Cek/ BG bank lain yang bisa sikliringkan dalam satu wilayah BI/ wilayah kliring atau termasuk dalam program Inter-city Clearing. Setoran kliring dianggao sah/ efektif bila tidak ada tolakan dari BI. Jadwal Kliring di BI, siklus I  ditutup pukul 11.00 dan siklus II ditutup 14.00.

Inkaso

Penagih warkat yang berasal dari luar wilayah kliring yang bukan peserta intercity kliring atau peserta intercity kliring tidak mempunyai cabang.

Setoran Inkaso:

Adalah setoran yang dilampiri warkat Cek/ BG bank luar wilayah kliring dan tidak ikut dalam program inter-city Clearing, atau bank peserta inter-city clearing tidak  mempunyai cabang di wilayah warkat Cek/ BG tersebut dikliringkan.

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :

  1. memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
  2. perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
  3. salah satu pelayanan bank kepada nasabah

Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :

  • Tolakan kliring, tolakan atas warkat
  • Postdated Cheque, tanggal Cek/BG belum jatuh tempo (Titipan)
  • Cross Clearing, Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain
  •  Call Money, pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maks 7 hr).

Jenis –jenis tolakan kliring:

Kode Tolakan

Alasan Tolakan

Beban Biaya

01 Saldo rekening Giro atau rekening giro khusus tidak cukup nasabah
02 Rekening Giro telah tutup bebas
03 Syarat formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat penyebutan tempat dan tanggal penarikan nasabah
04 Syarat formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat tanda tangan penarik (termasuk jika cek tidak dilengkapi  dengan nama jelas&/cap/stempel sebagaimana persyaratan dalam perjanjian pembukaan rekening giro Nasabah
05 Syarat  formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat nama dan nomor rekening giro pemegang Nasabah
06 Syarat  formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat nama bank penerima Nasabah
07 Syarat  formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat jumlah dana yang dipindahbukukan  baik dalam angka maupun dalam huruf selengkap -lengkapnya Nasabah
08 Syarat  formal Cek/BG tidak dipenuhi: tidak terdapat tanda tangan, nama jelas dan/ dilengkapi dengan cap/ stempel stempel sebagaimana persyaratan dalam perjanjian pembukaan rekening giro Nasabah
09 BG ditawarkan sebelum tanggal penarikan atau sebelum tanggal efektif atau tanggal efektif BG dicantumkan tidak dalam tenggang waktu penawaran Bank
10 Cek/ BG ditarik kembali/ dibatalkan oleh penarik setelah berakhirnya tenggang  waktu pengunjukan/ penawarn berdasarkan surat penarikan kembali atau pembatalan dari penarik Bebas
11 Cek/ BG Kadaluarsa Bank
12 Perubahan teks/ perintah yang telah ditulis pada cek/BG tidak ditanda tangani oleh penarik Bebas
13 Tanda Tangan penarik tidak sesuai dengan speciment nasabah
14 Bank penagih bukan merupakan bank yang disebut dalam cek silang khusus atau BG sebagai bank penerima dana Bank
15 Cek/ BG diblokir pembayrannya oleh penarik karena hilang (harus dilampiri dengan surat keterangan hilang dari kepolisian) Bebas
16 Cek/ BG diblokir pembayarannya karena terkait dengan tindak pidana (harus dilampiri dengan surat pemblokiran dari instansi yang berwenang Bebas
17 Rekening Giro diblokir oleh instansi yang berwenang (harus dilampiri dengan surat pemblokiran dari instansi yang berwenang Bebas
18 Perintah dalam DKE Debet, Tidak sesuai dengan teks/ perintah dalam warkat debet yang bersangkutan
19 Penerimaan DKE Debet tidak disertai dgn penerimaan fisik warkat debet / warkat debet hilang Bebas
20 Cek/ BG Palsu/ dimanipulasi Bebas
21 Warkat debet bukan untuk kami Bank
22 Warkat debet tidak sesuai dengan ketentuan dan/ perjanjian yang mendasari Bank

Resiko Operasional dalam Giro bisa muncul dari manusia, sistem maupun nasabah. Resiko yang sering terjadi dalam transaksi giro yaitu kesalahan menginput jumlah nominal atau salah memberikan tolakan atau juga salah memberikan informasi yang berakibat pada tolakan diluar kliring, penyesuaian neraca dengan bank koresponden, dan apabila kesalahan tidak terdeteksi, maka akan mengakibatkan kerugian financial bagi bank maupun nasabah.

link

Rohingya; Warga Negara Tanpa Negara

•31/10/2012 • 1 Comment

Dalam dua-tiga hari ini terselip berita tentang adanya pengungsi Rohingya di antara imigran gelap yang tertangkap di Ciamis, Jawa Barat (Kompas, 31 Juli 2012). Rasa empati timbul manakala mendengar kabar bahwa etnis Rohingya yang beragama Islam itu mengungsi karena menjadi sasaran pembersihan etnis di Myanmar. Situasi bertambah runyam ketika melalui media sosial, khususnya Facebook, kita mendapatkan foto-foto yang diklaim sebagai korban pembersihan etnis Rohingya di Myanmar. Apakah benar ada pembersihan etnis Rohingya di Myanmar? Kelihatannya kita perlu mengecek kembali kebenaran berita itu.

Masih cukup banyak di antara kita yang tak mengetahui secara jelas mengenai siapa sebenarnya etnis Rohingya itu. Bagaimana asal-usul keberadaan etnis yang -oleh PPB disebut- paling ditelantarkan di dunia? Mengapa mereka yang mayoritas beragama Islam itu tinggal di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Buddha?

Ingar-bingar berita tentang Muslim Rohingya timbul menyusul konflik sektarian yang terjadi antara etnis Rohingya yang sebagian besara dalah Muslim dan etnis Rakhine yang mayoritas merupakan penganut Buddha. Penyebab konflik itu sendiri tak begitu jelas. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa kerusuhan itu merupakan buntut peristiwa perampokan dan pemerkosaan terhadap perempuan Rakhine bernama Ma Thida Htwe pada 28 Mei 2012. Kepolisian Myanmar sebenarnya telah menahan dan memenjarakan 3 orang tersangka pelaku yang kebetulan dua di antaranya adalah etnis Rohingya. Namun, tindakan itu ternyata tak cukup mencegah terjadinya kerusuhan di negara bagian Rakhine yang terletak di bagian barat Myanmar itu. Pada tanggal 4 Juni, terjadi penyerangan terhadap bus yang diduga ditumpangi pelaku pemerkosaan dan kerabatnya. Tercatat 10 orang Muslim Rohingya tewas. Sejak itu, kerusuhan rasial di Rakhine pun meluas.

Sebenarnya konflik antara etnis Rohingya dan Rakhine kerap terjadi sejak puluhan tahun silam. Apa sebenarnya akar masalahnya? Salah satu akar konflik menahun itu adalah status etnis minoritas Rohingya yang masih dianggap imigran ilegal di Myanmar. Pemerintah Myanmar tak mengakui dan tak memberi status kewarganegaraan kepada mereka. Sebagai akibat tiadanya kewarganegaraan, etnis Rohingya tak bisa mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan bahkan pekerjaan yang layak. Mereka betul-betul terabaikan dan terpinggirkan.

Pemerintah Myanmar tak mengakui kewarganegaraan etnis Rohingya karena menganggap kelompok Muslim ini bukan merupakan kelompok etnis yang sudah ada di Myanmar sebelum kemerdekaan Myanmar pada 1948. Hal itu ditegaskan kembali oleh Presiden Myanmar, Thein Sein, dalam Al Jazeera, 29 Juli 2012 bahwa Myanmar tak mungkin memberikan kewarganegaraan kepada kelompok Rohingya yang dianggap imigran gelap dan pelintas batas dari Bangladesh itu.

Akar konflik yang lain adalah adanya kecemburuan terhadap etnis Rohingya. Populasi etnis Muslim Rohingya dalam beberapa dasawarsa ini terus meningkat. Tentu saja, hal ini menyebabkan kecurigaan dan kecemburuan pada etnis mayoritas Rakhine. Bagi mereka, keberadaan etnis Rohingya pun sangat mungkin dianggap kerikil dalam sepatu, yakni sesuatu yang terus mengganggu. Keberadaan etnis Rohingya dianggap mengurangi hak atas lahan dan ekonomi, khususnya di wilayah Arakan, Rakhine yang menjadi pusat kehidupan etnis Muslim ini.

Sejatinya Rohingya tidak tepat disebut “etnis” karena kata itu merupakan label politis yang digunakan untuk memperjuangkan keberadaan kelompok tersebut di Myanmar. Beberapa sejarawan Myanmar mengatakan bahwa nama Rohingya baru muncul pada tahun 1950-an, setelah kemerdekaan Myanmar. Lalu, siapa sebenarnya mereka?

Dalam catatan PBB, Rohingya hanya disebut sebagai penduduk Muslim yang tinggal di Arakan, Rakhine, Myanmar. Dari sudut kebahasaan, bahasa yang diklaim sebagai bahasa Rohingya sebenarnya termasuk ke dalam rumpun bahasa Indo-Eropa, khususnya kerabatb ahasa Indo-Arya. Lebih detail lagi, bahasa Rohingya dikategorikan sebagai bahasa-bahasa Chittagonia yang dituturkan oleh masyarakat di bagian tenggara Bangladesh. Sementara itu, kebanyakan bahasa di Myanmar tergolong rumpun Tai Kadal, Austroasiatik, atau Sino-Tibetan. Jadi, jelas bahwa kelompok etnis Rohingya merupakan keturunan etnis Bengali, khususnya sub-etnis Chittagonia yang tinggal di Bangladesh tenggara.

Kemunculan pemukiman Muslim di Arakan sebagai cikal bakal kelompok Rohingya terlacak sejak zaman Kerajaan Mrauk U, khususnya pada zaman Raja Narameikhla (1430-1434). Setelah dibuang ke Bengal, Narameikhla lalu menguasai kembali Mrauk U berkat bantuan Sultan Bengal. Seiring dengan berkuasanya Narameikhla, masuk pula penduduk Muslim dari Bengal kewilayah Arakan, Rakhine. Dalam perkembangannya, jumlah pemukim Muslim dari Bengal terus bertambah, terutama ketika Inggris menguasai Rakhine. Karena kurangnya populasi di Rakhine, Inggris memasukkan banyak orang Bengali ke Rakhine untuk bekerja sebagai petani. Oleh karena itu, sampai saat ini pula, kebanyakan orang Rohingya bekerja di sector agraris.

Ketika Inggris melakukan sensus penduduk pada 1911, pemukim Muslim di Arakan sudah berjumlah 58 ribu orang. Jumlah itu terus bertambah pada tahun 1920-an ketika Inggris menutup perbatasan India, sehingga orang Bengali memilih masuk ke Rakhine. Sejak tahun-tahun ini pulalah mulai timbul konflik dengan penduduk local yang mayoritas merupakan penganut Buddha. Bertambahnya jumlah penduduk migrant membuat penduduk lokal khawatir.

Asal Rohingya

Lalu, benarkah istilah Rohingya baru muncul pada tahun 1950-an? Sejarawan Jacques P. Leider mengatakan bahwa pada abad ke-18 ada catatan seorang Inggris yang bernama Francis Buchanan-Hamilton yang sudah menyebutkan adanya masyarakat Muslim di Arakan. Mereka menyebut diri mereka “Rooinga”. Ada yang mengatakan bahwa istilah ini berasal dari kata “rahma” (rahmat) dalam bahasa Arab atau “rogha” (perdamaian) dalam bahasa Pashtun. Selain itu, ada pula yang mengaitkannya dengan wilayah Ruhadi Afghanistan yang dianggap sebagai tempat asal Rohingya.

Dengan demikian, lepas dari apakah Rohingya merupakan sebuah etnis atau tidak, dan apakah termasuk ke dalam etnisitas Myanmar atau tidak? Sudah jelas bahwa Rohingya merupakan komunitas migrant dari Bangladesh yang sudah ratusan tahun tinggal di  Arakan, Rakhine, Myanmar. Sebagai komunitas yang sudah lama menetap di sebuah wilayah yang kebetulan kini menjadi bagian dari negara Myanmar, tentu saja sudah selayaknya mereka mendapatkan hak-hak dasar mereka, terutama status kewarganegaraan. Meskipun demikian, sikap pemerintah Myanmar sudah jelas seperti yang disampaikan Thein Sein bahwa Myanmar tak mungkin memberikan kewarganegaraan kepada Rohingya. Namun, Myanmar menawarkan solusi berupa pengiriman ribuan orang Rohingya ke negara lain atau tetap tinggal di Arakan, tetapi berada di bawah pengawasan PBB. Jadi, kelihatannya etnis Rohingya masih belum bisa bernapas lega sampai beberapa tahun mendatang.

Kedatangan Inggris

Kedatangan tentara British yang bermaksud menduduki Burma, menimbulkan harapan bagi etnik Rohingya yang tersisa. Sehingga, kaum Rohingya yang dulunya melarikan diri saat invasi bangsa Burma, kembali pulang ke kampung halamannya. Penjajah British mendatangkan imigran Benggali dari wilayah Chittagong yang berbatasan langsung dengan Myanmar bagian barat untuk bekerja sebagai pekerja pertanian dan perkebunan di wilayah Arakan yang subur.

Kebijakan British tersebut memberikan dampak besar kepada populasi bangsa Benggali dan kaum Rohingya di Myanmar yang menjadikan mereka sebagai kaum mayoritas di beberapa kota besar seperti Rangoon (Yangoon), Akyab (Sittwe), Bassein (Pathein), dan Moulmein. Pada masa itu, kaum Burma di bawah penguasaan Inggris merasa tidak berdaya terhadap imigrasi besar-besaran tersebut dan hanya dapat merespons dengan sentimen rasial antara superioritas dan ketakutan.

Keadaan menjadi sulit ketika perang dunia kedua. Inggris yang berusaha mempertahankan eksistensinya di Burma menggunakan pejuang-pejuang Rohingya dan kaum imigran Benggali untuk melawan Jepang dan kaum nasionalis Burma. Namun, pada akhirnya Burma mampu meraih kemerdekaannya pada 1948. Sejak saat itulah konflik dan penderitaan etnik Rohingya kembali terjadi lagi. Terlebih lagi, kebijakan pemerintahan saat itu yang menginginkan populasi yang homogen, yaitu ras indocina yang bewarna kulit sama dan menganut agama yang sama.

Akibat sentimen masa lalu maka kaum Rohingya dimarjinalkan, didiskriminasikan, dan dizalimi. Bahkan, Pemerintah Myanmar tidak memberikan kewarganegaraan kepada warga etnik Rohingya (stateless person), sehingga dapat dikatakan mereka tidak memiliki hak sebagai manusia yang dilindungi oleh negara. Bukan hanya secara legalitas diabaikan, kaum Rohingya juga tidak memiliki hubungan social yang baik dengan etnik-etnik yang lain di Myanmar. Karenanya, seringkali timbul konflik komunal yang berujung pada tindakan-tindakan kejahatan brutal dan tidak berperikemanusiaan.

Sentimen kebangsaan

Konflik yang terjadi antara kaum minoritas Rohingya dengan etnik-etnik lain serta Pemerintah Myanmar merupakan kelanjutan dari sentimen kebangsaan yang berakar dari sejarah kelam mereka. Sehingga, pertikaiannya bukan hanya karena perbedaan warna kulit, bahasa dan kepercayaan semata, namun berasal dari kompleksitas permasalahan yang tidak bisa dengan mudah diselesaikan begitu saja.

Dari perspektif historis, permasalahan Rohingya memiliki persamaan dengan kasus genocide di Rwanda pada tahun 1994. Belgia yang menjajah Rwanda sebelum kemerdekaannya menerapkan kebijakan sistem pemisahan penduduk terhadap dua kaum yang mendiami negeri tersebut: yaitu kaum Hutu dan kaum Tutsi. Kaum Hutu merupakan bangsa asli Rwanda namun memiliki strata sosial lebih rendah. Sedangkan kaum Tutsi merupakan pendatang dari Afrika Timur, memiliki strata social yang lebih tinggi dan menguasai hampir 90% perekonomian Rwanda. Kebijakan pemisahan ini pada akhirnya menimbulkan sentiment akut disertai pembantaian (Genocide) yang dilakukan oleh kaum Hutu terhadap kaum Tutsi. Kaum Hutu bermaksud menguasai Rwanda dari pengaruh kaum Tutsi.

Perbedaan kasus Rwanda dan Myanmar adalah Pemerintah Belgia di Rwanda dengan sengaja menciptakan sistem pemisahan penduduk terhadap kaum pribumi sehingga akan mudah bagi pemerintah jajahan untuk mengatur dan mengelola tanah jajahannya. Sedangkan yang terjadi di Myanmar adalah British meninggalkan Myanmar setelah perang dunia kedua dengan terpaksa melepaskan beberapa tanah jajahannya kepada kaum nationalis tanpa memberikan legalitas perlindungan kepada kaum Rohingya yang banyak membantu British pada perang dunia kedua. Hal ini semakin memberi konstribusi yang besar terhadap krisis kemanusiaan kaum Rohingya hingga sekarang ini.

Permasalahan Rohingya sedemikian kompleks, sehingga pemecahannya bagaikan mengurai benang kusut yang sulit dicari titik pangkalnya. Demokratisasi yang mulai dilakukan junta militer tahun 2010, berhasil membuka tabir tentang keadaan yang sebenarnya terjadi di Myanmar kepada dunia luar. Isu-isu berkaitan HAM Rohingya baru akhir-akhir ini diketahui oleh masyarakat internasional setelah maraknya pemberitaan mengenai kondisi kamp-kamp pengungsian Rohingya yang memprihatinkan di perbatasan Bangladesh dan Thailand.

Para sejarawan menyebutkan bahwa Islam masuk ke negeri itu tahun 877 M pada masa Khalifah Harun ar-Rasyid. Saat itu Daulah al-Khilafah menjadi negara terbesar di dunia selama beberapa abad.  Islam mulai menyebar di seluruh Birma ketika mereka melihat kebesaran, kebenaran, dan keadilannya.

Kaum Muslimin memerintah propinsi Arakan lebih dari tiga setengah abad antara tahun 1430 hingga tahun 1784 M.  Penderitaan Muslim di sana mulai terjadi saat penjajah kerajaan Budha maupun kolonialis Inggris menjajah negeri itu. Berikut tahun-tahun penting penderitaan Muslim Rohingya.

Sejarah Muslim Rohingya

1784

Kerajaan  Budha berkoalisi menyerang provinsi dan menduduki wilayah Arakan. Mereka menghidupkan kerusakan di provinsi tersebut.  Mereka membunuh kaum Muslimin,  membunuh para ulama kaum Muslimin dan para dai. Mereka juga  merampok kekayaan kaum Muslimin, menghancurkan bangunan-bangunan islami baik berupa masjid maupun sekolah.  Hal itu karena kedengkian mereka dan fanatisme mereka terhadap kejahiliyahan budhisme mereka.

1824

Inggris menduduki Burma termasuk wilayah Arakan dan menancapkan penjajahan mereka atas Birma.

1937

Kolonial Inggris menduduki provinsi Arakan dengan kekerasan dan menggabungkannya ke Burma (yang saat itu merupakan koloni Inggris yang terpisah dari pemerintah Inggris di India). Untuk menundukkan kaum Muslim agar bisa dikuasai dan dijajah, Inggris mempersenjatai umat Budha.

1942

Lebih dari 100 ribu Muslim dibantai oleh orang-orang Budha dan ratusan ribu mengungsi ke luar negeri.

1948

Inggris memberi Birma kemerdekaan formalistik.  Sebelumnya, pada 1947 M Inggris menggelar konferensi untuk mempersiapkan kemerdekaan dan mengajak seluruh kelompok dan ras di negeri tersebut kecuali Muslim Rohingya. Pada konferensi itu Inggris menetapkan menjanjikan kemerdekaan kepada tiap kelompok atau suku sepuluh tahun kemudian. Namun pemerintahan Birma tidak mengimplementasikan hal itu.  Yang terjadi adalah penindasan terhadap kaum Muslimin yang terus berlanjut.

1962

Terjadi kudeta militer di Burma di bawah pimpinan militer Jenderal Ne Win. Rezim militer melanjutkan ‘tugas penting’ pembantaian terhadap umat Islam. Lebih dari 300 ribu Muslim diusir ke Bangladesh.

1978

Rezim militer mengusir lagi setengah juta Muslim ke luar Birma. Menurut UNHCR, lebih dari 40 ribu orang Muslim terdiri atas orang-orang tua, wanita dan anak-anak meninggal dunia saat pengusiran akibat kondisi mereka yang memprihatinkan.

1982

Operasi penghapusan kebangsaan kaum Muslim karena dinilainya sebagai warga negara bukan asli Burma.

This slideshow requires JavaScript.

Problematika Rohingya

  • Kebijakan “Burmanisasi” dan “Budhanisasi” yang mengeluarkan dan memarjinalkan warga Muslim Rohingya di tanahnya sendiri di Arakan.
  • Etnis Rohingya mengalami intoleransi karena mereka muslim dan identitas etnis dan ciri-ciri fisik dan bahasa mereka dianggap berbeda dengan mainstream. Oleh karenanya, mereka selalu menjadi subyek penyiksaan utamanya sejak 1962, ketika rezim militer U Ne Win mengambil alih pemerintahan negara Burma.
  • Rezim militer Thein Sein yang kini berkuasa juga menolak memberikan kewarganegaraan Myanmar pada Rohingya. Lebih buruk lagi, ia memasukkan Rohingya pada daftar hitam (blacklisted).
  • Etnis Rohingya tidak sekali-sekali ingin merdeka dan memisahkan diri dari Union of Myanmar. Mereka hanya ingin diakui sebagai bagian dari warganegara Myanmar yang berhak untuk hidup bebas dari rasa takut dan kemiskinan. Bebas bergerak dan berpindah kemanapun serta bebas berekspresi, beribadah dan menjalankan keyakinan agamanya.
  • Adalah fitnah belaka menyebutkan perjuangan Etnis Rohingya adalah didukung dan dikelola oleh kelompok ‘teroris’ seperti Al Qaeda dan Jama’ah Islamiyah. Etnis Rohingya tidak ingin dan juga tidak punya kapasitas untuk menjadi kelompok teroris apalagi untuk mendirikan negara sendiri dengan cara-cara terror dan kekerasan.
  • Pada tahun 1948 – 1962 etnis Rohingya diakui sebagai salah satu dari 136 etnis  yang eksis di Myanmar.  Bahkan ada etnis Rohingya yang menjadi anggota parlemen dan menteri pada kabinet Myanmar sebelum tahun 1962.  Ketika U Ne Win berkuasa pada 1962 maka mulailah pengingkaran etnis Rohingya sebagai etnis yang sah berkewarganegaraan Myanmar.  Puncaknya adalah pada Undang-Undang Kewarganegaraan Burma tahun 1982 yang meniadakan Rohingya sebagai etnis yang diakui di Myanmar. Selanjutnya peniadaan ini adalah juga penghilangan dan pembatasan hak etnis Rohingya dalam hal :
    1. Hak untuk bebas bergerak dan berpindah tempat
    2. Hak untuk menikah dan memiliki keturunan
    3. Hak atas Pendidikan
    4. Hak untuk berusaha dan berdagang
    5. Hak untuk bebas berkeyakinan dan beribadah
    6. Hak untuk bebas dari penyiksaan dan kekerasan
  • Kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity) yang dialami oleh etnis Rohingya antara lain :
    1. Pembunuhan massal dan sewenang-wenang
    2. Pemerkosaan
    3. Penyiksaan
    4. Penyitaan tanah dan bangunan
    5. Kerja Paksa dan Perbudakan
    6. Relokasi secara paksa
    7. Pemerasan
  • Akibat kekerasan struktural yang berlangsung begitu panjang, maka warga Rohingya terpaksa mengungsi dan menjadi ‘manusia perahu’, mencari negeri aman yang mau menerima mereka di Asia Tenggara atau di negeri manapun di seluruh dunia. Tidak jarang para manusia perahu itu tenggelam ataupun mati karena kelaparan dan kehausan di tengah laut. Banyak pula yang ditahan atau diperlakukan semena-mena di negara-negara transit atau di negara-negara penerima mereka.
  • Saat ini ada 1.5 juta orang Rohingya yang terusir dan tinggal terlunta-lunta di luar Arakan/ Myanmar. Kebanyakan mereka mengungsi di Bangladesh, Pakistan, Saudi Arabia, UAE, Malaysia, Thailand, Indonesia dan lain-lain.

Pembantaian Terhadap Rohingya

  • Terjadi sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Yang paling tragis berlangsung pada tahun 1942. Sekitar 100.000 orang Rohingya dibantai dan disempitkan ruang gerak dan tempat tinggal-nya menjadi hanya di negeri Arakan bagian utara (Northern Rakhine).
  • Pada 3 Juni 2012 warga Rakhine bekerjasama dengan militer Burma, polisi dan angkatan bersenjata melakukan pembantaian dan kekerasan terhadap 10 muslim Myanmar (non Rohingya) yang dalam perjalanan pulang dari Thandwe ke Mandalay dalam rangka perjalanan da’wah Jama’ah Tabligh; disinyalir ini adalah balas dendam yang berlebihan dan sistematis terhadap kasus perkosaan yang melibatkan dua Pria muslim dan satu Pria Buddhist terhadap seorang gadis Rakhine Buddhist, yang kebenarannya juga masih dipertanyakan.
  • Kekerasan di atas adalah bagian dari perencanaan dan serangan yang sistematis yang didesain untuk memusnahkan populasi Rohingya yang tersisa di Arakan dan menjadikan Arakan sebagai “muslim-free region.’ .
  • Jam malam dan pembatasan gerak ini diberlakukan di Arakan Utara selama dua bulan, tapi hanya berlaku untuk warga Muslim. Tidak untuk warga Rakhine. Angkatan bersenjata hampir semua adalah Rakhine atau pro dengan Rakhine. Jam malam ini memberikan legitimasi untuk angkatan bersenjata dan ekstrimist Rakhine untuk membunuh, memperkosa, dan menangkap muslim Rohingya secara massal.
  • Target penangkapan adalah Ulama Rohingya dan pemuda-pemuda Rohingya yang terpelajar termasuk anak yang masih berusia di bawah 10 tahun. Mereka yang ditahan kemudian menjadi hilang ataupun tetap ditahan namun tanpa pengadilan sama sekali. Banyak juga yang kemudian dihukum mati.
  • Mereka yang lari dan mengungsi tak punya tempat mengungsi lain selain pergi ke hutan dan terusir ke laut.

Media yang Bias dan Diskrimanatif

  • Kekerasan di Arakan terhadap orang Rohingya mulanya tidak diketahui oleh dunia. Hanya media-media lokal yang anti muslim dan xenophobic yang dapat beroperasi dan menyebarkan informasi-informasi yang palsu (fabricated).
  • Petugas kemanusiaan banyak yang dihalangi untuk ke Arakan bahkan ditangkap. Bahkan pemerintah Myanmar memberi peringatan kepada PBB dan organ-organnya, UNHCR dan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan di Arakan.
  • Dengan minimnya media yang independen, informasi yang akurat dan berimbang, ekstrimis Rakhine amat leluasa untuk melakukan kejahatan genosida tanpa diketahui oleh publik dunia.

Selama 2012

  • Warga Rohingya tak dapat pergi kemana-mana. Jangankan lagi pergi ke luar negeri, di dalam daerahnya sendiri susah bergerak. Mereka dilemahkan dan dilumpuhkan. Kondisi ini membuat sukar mengetahui jumlah korban jiwa yang pasti.
  • Jumlah korban tewas dari warga Rohingya dan Rakhine diperkirakan sampai pertengahan Agustus berjumlah ratusan jiwa (sumber lain menyebutkan ribuan jiwa).
  • Sekitar 100.000 orang Rohingya terusir dan mengungsi ke tempat-tempat yang tidak aman.
  • Ratusan warga jadi korban penembakan dan tak mendapat penanganan medis yang memadai.
  • Ribuan warga Rohingya menderita kelaparan dan terjangkiti penyakit serius.
  • Jenazah warga Rohingya yang tewas tak dikembalikan kepada keluarganya, ada laporan bahwa jenazah tersebut dikremasi, dikubur di pekuburan massal ataupun dibuang ke laut.
  • Banyak warga Rohingya yang masih hilang dan diduga keras telah dibunuh.

Pengebirian Agama

  • Banyak masjid dan madrasah/ sekolah yang telah dihancurkan.
  • Sejak awal Juni 2012, hampir semua masjid di ibukota Arakan yaitu Sittwe/Akyab telah dihancurkan atau dibakar.
  • Banyak masjid dan madrasah di Maungdaw dan Akyab yang ditutup dan muslim tak boleh beribadah di dalamnya. Termasuk di bulan Ramadhan ini. Mereka yang mencoba untuk shalat akan ditangkap dan dihukum.

Pernyataan Pemeritahan Militer Myanmar

President Myanmar Thein Sein telah memperburuk krisis Rohingya Arakan dengan mengatakan bahwa : “Rohingya are not our people and we have no duty to protect them.’ Ia menginginkan supaya etnis Rohingya dikelola oleh UNHCR saja atau ditampung di negara ketiga yang mau menampungnya. Dia menyebut etnis Rohingya di Arakan sebagai : a ‘threat to national security’.

Etnis Rohingya terpuruk

  • Orang Rohingya tidak punya teman di dalam negara Myanmar.
  • Slogan popular di Myanmar saat ini adalah : “Arakan is for Rakhines. Arakan and Buddhism are synonymous. There is no Rohingya in Arakan. Drive them out to their country– Bangladesh”.
  • Pemimpin oposisi Burma, Aung San Suu Kyi tetap diam tak bereaksi terhadap kasus Rohingya. Sikapnya normatif saja.
  • Menyedihkan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa, termasuk Inggris terlalu percaya kepada pemerintah Myanmar untuk mengatasi krisis. Bahkan Inggris membuka kantor dagang di Naypydaw dan AS menghentikan penjatuhan sanksi untuk Myanmar.
  • Sangat memprihatinkan bahwa Bangladesh, negara tetangga terdekat dari Arakan, menutup pintu untuk pengungsi Rohingya dan mengirim mereka kembali ke laut.  Perdana Menteri Bangladesh Sheik Hasina dalam wawancara dengan media sudah menyebutkan bahwa masalah Rohingya adalah masalah Myanmar bukan masalah Bangladesh. Negeri Bangladesh sudah overcrowded, tak bisa lagi menampung pengungsi Rohingya.   Lebih jauh lagi,  tiga lembaga kemanusiaan internasional, MSF, ACF dan Muslim Aid UK juga dilarang beroperasi di Bangladesh dengan alasan akan membuat pengungsi Rohingya betah tinggal di Bangladesh.

Solusi Rohingya

  • Krisis Rohingya adalah karena konflik etnis dan penyiksaan atas dasar SARA. Mereka adalah korban dari kejahatan dan pembantaian yang disponsori oleh negara (state-sponsored massacre), dengan target utama adalah pembersihan etnis Rohingya.
  • Etnis Rohingya tidak memiliki ‘teman’ dan tak terlindungi di dalam maupun di luar negara Myanmar. Walaupun secara normatif, sejatinya, hukum internasional dan instrumen HAM internasional telah mengatur perlindungan terhadap kelompok minoritas. Juga telah memiliki pengaturan terhadap kejahatan semacam genocide dan crime against humanity. Namun, dalam kasus kejahatan terhadap etnis Rohingya ini hukum HAM internasional seperti tidak berfungsi dan tidak berdaya.
  • Dari sisi hukum manapun tak dapat dipungkiri bahwa Rohingya adalah bagian integral dari masyarakat Arakan, maka perlu ada desakan internasional untuk memaksa rezim Presiden Thein Sein untuk menghentikan segala bentuk penyiksaan Rohingya dan membatalkan UU Kewarganegaraan tahun 1982 yang mengeluarkan etnis Rohingya dari daftar etnis yang diakui di Myanmar.
  • Pemerintah Myanmar harus melahirkan hukum yang berdasarkan norma-norma hukum internasional dan hak asasi manusia. Rasialisme sistematis, intoleransi dan Islamophobia harus dihentikan. Tidak ada satupun kelompok etnik yang dapat diberi label “ancaman terhadap keamanan nasional” oleh pemerintah dan rakyat Myanmar. Diskriminasi berdasarkan perbedaan etnis dan intoleransi agama sama sekali tak dapat diterima.

Rohingya Demands

  • Mendesak Pemerintah Myanmar untuk menghentikan pembantaian dan kekerasan terhadap muslim Rohingya di Arakan.
  • Pemerintah Myanmar harus mengakui hak etnis Rohingya atas kewarganegaraan Myanmar.
  • Proses politik dan demokrasi Myanmar harus bersifat terbuka dan setara bagi semua etnis termasuk bagi etnis Rohingya.
  • Etnis Rohingya harus diperlakukan secara sama dan setara di Arakan dan Myanmar. Hak-hak dan kebebasan mereka harus dihargai dan dijamin oleh negara dan oleh etnis-etnis lain yang hidup di Myanmar.
  • Mendesak PBB dan komunitas internasional serta semua pemerintah negara-negara di dunia untuk menekan pemerintah Myanmar untuk menghentikan segala bentuk kekerasan serta mengembalikan kedamaian dan keamanan di bumi Arakan.
  • Meminta kepada komunitas internasional dan NGO untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban kekerasan di Arakan dan di lokasi-lokasi pengungsian.
  • Meminta kepada PBB dan masyarakat internasional untuk menyelenggarakan misi investigasi independen yang imparsial dan obyektif terhadap pembantaian massal terhadap etnis Rohigya di Arakan.
  • Mendesak pemerintah Bangladesh untuk membuka perbatasannya untuk menerima pelarian etnis Rohingya yang terancam keselamatan dan keamanannya di Arakan.
  • Meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif yang positif dan proaktif sebagai negeri muslim terbesar di dunia, sekaligus sebagai tuan rumah dari Sekretariat ASEAN, untuk penyelesaian krisis Rohingya secara permanen.
  • Mendesak PBB untuk segera melakukan intervensi kemanusiaan ke Arakan untuk mencegah lahirnya pembunuhan baru, kekerasan, kerusakan dan perkosaan demi pemeliharaan kedamaian dan keamanan.

1988

Lebih dari 150 ribu kaum Muslimin terpaksa mengungsi ke luar negeri. Pemerintah Myanmar menghalangi anak-anak kaum Muslimin mendapatkan pendidikan. Untuk mengurangi populasi, kaum Muslim dilarang menikah sebelum berusia tiga puluh tahun.

1991

Lebih dari setengah juta kaum Muslim mengungsi akibat penindasan yang mereka alami.

2012

Pada bulan Juni orang-orang Budha melakukan serangan terhadap sebuah bus yang mengangkut Muslim dan membunuh sembilan orang dari mereka.  Konflik cenderung dibiarkan oleh pemerintah. Pembunuhan, pembakaran rumah, dan pengusiran terjadi. Puluhan ribu kaum Muslimin keluar dari rumah mereka.  Bangladesh menolak untuk membantu kaum Muslim yang tiba di Bangladesh. Negara ini bahkan mengembalikan  dan menutup perbatasan untuk saudara Muslimnya. Tidak ada angka yang pasti jumlah korban Muslim, namun diduga puluhan ribu Muslim terbunuh pasca pecahnya kembali konflik pada awal Juni 2012.

Sumber : Link1  Link2  Link3  Link4

Krokodil Drugs; Desomorphine

•29/10/2012 • Leave a Comment

Beberapa hari yang lalu saya mendapat BC dari beberapa pihak tentang hal ini. Setelah saya telusuri di internet dan media informasi lainnya ternyata narkotika jenis ini sangat sangat menyeramkan. Narkotika atau drugs ini bisa menghancurkan daging dan membuat bagian tubuh membusuk. Narkotika ini berasal dari Rusia dan dikatakan sudah menyebar ke daerah Asia.
Beberapa sumber mengatakan Krokodil drugs ini hanya menghabiskan biaya 6 – 8 dolar (Rp 50ribu – 70ribu) per injeksi yang jauh lebih murah dari jenis narkotika lain, dan salah satu zat aktif dalam obat ini yaitu desomorphine, yang mana efeknya 8 sampai 10 kali lebih kuat daripada morfin (zat sama yang digunakan dalam heroin). Di Rusia sendiri kasus obat krokodil ini sudah dimulai sejak 2010, dan bahan bahan pembuatannya pun mudah sekali ditemukan karena menurut sumber, nakrotika ganas ini adalah home made.

Asal Krokodil Drugs

Krokodil Drugs atau disebut Crocodile Tears, serta nama aslinya Desomorphine ini sudah lama menyebar di Rusia sejak Th 2010. Sekilas sejarah mengenai peredaran obat mematikan ini dapat menjangkiti seluruh Rusia yaitu karena di negara Rusia, yang merupakan sarangnya pecandu heroin pada masa itu mulai terjepit oleh tekanan dari pemerintah yang memerangi peredaran heroin. Yang mengakibatkan peredaran heroin semakin sulit untuk ditemui di Rusia. Hal itu tentu saja membuat pecandu heroin di Rusia sangat tersiksa karena tak bisa mendapatkan zat addiktif tersebut, selain itu dikarenakan semakin langkanya dan melambungnya harga heroin akhirnya para pecandu di Rusia mencoba membuat alternatif lain pengganti krokodil.
Salah satunya yaitu dengan meracik obat terlarang buatan tangan bernama krokodil. Harga obat ini murah sehingga krokodil drugs dengan cepat menjadi obat-obatan populer di kalangan pemakai heroin. Mereka meraciknya dari berbagai campuran bahan seperti kodein, bensin, thinner, asam klorida, dan fosfor merah. asam klorida dapat menyebabkan kerusakan pada kulit). Hingga kini diperkirakan ada lebih dari 100 ribu orang Rusia yang kecanduan obat mengerikan ini. Dan menurut data medis, para pengguna rata rata meninggal dunia dalam jangka 1-3 tahun setelah mengkonsumsi obat berbahaya ini.

Krokodil / Desomorphin Kotor

Desomorphine menarik perhatian pada tahun 2010 di Rusia karena peningkatan produksi klandestin, mungkin karena sintesis yang relatif sederhana dari kodein. Obat ini mudah dibuat dari fosfor codeine, yodium dan fosfor merah, dalam proses yang sama dengan pembuatan shabu dari pseudoefedrin, akan tetapi desomorphine ini dibuat dengan cara sangat tidak murni dan terkontaminasi dengan produk sampingan beracun dan berbagai korosif. Orang orang Rusia menyebut cara desomorphine buatan oplosan ini adalah “Krokodil” (крокодил, buaya). Karena kesulitan dalam pengadaan heroin, dikombinasikan dengan akses yang mudah dan murah untuk over-the-counter produk farmasi yang mengandung kodein di Rusia, penggunaan “Krokodil” telah terus meningkat.
Karena campuran buatan secara rutin disuntikkan langsung dengan pemurnian lebih lanjut sedikit atau tidak ada, “Krokodil” telah menjadi terkenal untuk memproduksi kerusakan jaringan yang parah, flebitis dan gangren, kadang-kadang memerlukan amputasi tungkai dalam jangka panjang pengguna.
Jumlah jaringan Kerusakan begitu tinggi sehingga harapan hidup pecandu ‘dikatakan serendah dua sampai tiga tahun, terutama karena mereka sering sangat rentan terhadap infeksi dan gangren akibat infeksi HIV luas di kalangan pengguna narkoba suntikan di Rusia. (http://en.wikipedia.org/wiki/Desomorphine).
Kabarnya obat berbahaya yang bisa menhancurkan daging ini kini mulai menyebar ke asia bahkan ke Indonesia, dan tentu akan sangat berbahaya jika sampai teman atau kerabat kita sampai terjerumus mengkonsumsi obat ini. Karena zat ini 8 kali lebih kuat dari heroin, tentu akan sangat sulit melepaskan diri dari kecanduan zat krokodil ini.

Yang Terjadi Jika Mengkonsumsi Krokodil Drugs

Kecanduan krokodil sering mengikuti dosis pemakaian. Pengguna Desomorphine menderita kerusakan akut pada kesehatan umum mereka, termasuk sistem kekebalan tubuh yang lemah dan gagal hati. Sirkulasi obat ini begitu berpengaruh terhadap anggota badan mereka secara bertahap layu dan mati. Non-penyembuhan bisul muncul di tubuh dan seseorang secara harfiah akan hidup dengan anggota badan yang membusuk.

Kerusakan Organ Pada Pengguna Krokodil

  • Pengguna Desomorphine menderita kerusakan akut pada kesehatan umum mereka, termasuk sistem kekebalan tubuh yang lemah dan hati gagal.
  • Bisul yang tidak bisa disembuhkan mulai muncul di tubuh
  • Seseorang secara harfiah membusuk atau menjadi mayat hidup.
  • Vena terletak dekat point injeksi “membakar.”
  • Mereka yang kecanduan desomorphine tidak bertahan selama lebih dari satu tahun
  • ( pecandu heroin saja memiliki tingkat kelangsungan hidup hingga lima tahun)
  • Sekitar 33% dari para pecandu krokodil dilaporkan mengidap hepatitis C.
  • Rentan terhadap infeksi dan gangren.

Karena sifat kimia desomorphine, mereka yang kecanduan obat tidak pernah pergi ke rehabilitasi. Setengah pasien kembali untuk mengambil obat atau mulai mengambil pil kodein.

Foto Pengguna Krokodil Drug

This slideshow requires JavaScript.

Video Krokodil Drug

Video 1

Video 2

Video 3

Siapa Yang Menemukan Desomorphine ?

Desomorphine merupakan turunan dari morfin pertama kali disintesis di Amerika Serikat pada awal 1930-an. Awalnya dipandang sebagai alternatif yang potensial untuk morfin, senyawa itu ditemukan memiliki waktu paruh pendek secara signifikan (efek terakhir empat jam paling banyak), dan begitu juga untuk sebagian besar diabaikan oleh komunitas medis.

Sejarah Asal Mula Penemuan Deomorphine Oleh AS

Desomorphine adalah isomer morfin sintetis (versi usang dari nama tersebut adalah morfin). penemuan awalnya yaitu berasal selama para peneliti mencoba mencari pengganti morfin. Desomorphine belum banyak digunakan dalam pengobatan.
Pada awal abad ke-20, para ilmuwan AS mencoba untuk membuat jenis morfin baru berbasis obat dengan efek analgesik yang kuat yang tidak menyebabkan ketergantungan kimia. Akibatnya, para ilmuwan membuat zat aktif farmakologi yang mengandung beberapa desomorphine dan metadon yang menurut mereka adalah obat yang paling menjanjikan. Hewan percobaan desomorphine menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan morfin, efek analgesik yang lebih kuat dan lebih cepat. Kemudian ditemukan, bagaimanapun, bahwa efek berlangsung rata-rata sekitar empat jam, menyebabkan kecanduan lebih cepat. Untuk alasan ini, desomorphine belum menemukan aplikasi praktis sebagai analgesik. Desomorphine sempat digunakan di luar negeri sebagai analgesik pasca operasi. Itu tersedia dalam bentuk garam asam hidrobromat dengan nama Permonid, diproduksi oleh Roche.

Desomorphine – Narkotika Dan Penyebab Berbahaya

Dari sejarah desomorphin dapat diketahui bahwa sebenarnya zat tersebut adalah zat yang dibuat untuk mengobati para pecandu heroin. Namun kemudian saat sampai di tangan Rusia, bahan bahan desomorphine tersebut mulai diracik secara sembarangan dan semua bahan yang dianggap dapat menguatkan efek desomorphine ikut diramu menjadi krokodil drugs. Beberapa tahun terakhir telah terlihat minat baru dalam desomorphine sebagai narkotika. Efeknya sangat mirip dengan heroin. Kedua zat menyebabkan ketergantungan kuat yang sama dan mengakibatkan kerusakan ireversibel organisme.
Alasan utama untuk pembuatan desomorphine dan penyebarannya adalah kesederhanaan dan aksesibilitas persiapan. Karena peralatan, persiapan relatif murah cepat, dan bisa dkatakan bisa diproduksi dalam industri rumah tangga, dan tentunya obat ini cukup murah. Desomorphine tidak bisa disebut sebagai obat. Hal ini berasal dari campuran serampangan kodein berbasis obat-obatan dan bahan kimia rumah tangga. Di Rusia, kebanyakan kodein berbasis obat yang tersedia tanpa resep, sehingga cukup mudah untuk menghasilkan desomorphine di rumah.
Hasilnya adalah “zat desomorphine kotor”, dengan akibatnya sangat berbahaya bagi tubuh. Sejumlah zat kimia yang digunakan dalam produksi buatan sendiri desomorphine termasuk asam industri, alkali, dan pelarut organik (bensin, dll).

Hal Yang Paling Berbahaya Dari Krokodil Drug

Krokodil Ini merupakan campuran senyawa, yang digunakan dalam proses pembuatan desomorphine, dan tidak disaring, sering mengandung konsentrasi tinggi yodium, yang dapat mengganggu sistem endokrin dan menyebabkan gangguan otot, fosfor, yang menyerang jaringan tulang, dan admixtures berbahaya logam berat seperti seperti besi, seng, timah dan antimony, yang menyebabkan gangguan sistem saraf, ketidakseimbangan mineral, dan radang hati dan ginjal.

Sumber : Link

Déjà vu

•29/10/2012 • Leave a Comment

Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah melihat/pernah merasakan”. Dalam artian mengalami sesuatu pengalaman yang pernah dirasakan atau pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya ialah “sejajar” dan mnimi (μνήμη) “ingatan”.

Menurut para pakar, setidaknya 90% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini. Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, sudut pandang saat melihat sesuatu, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton.

Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.

Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau.

Deja vu merupakan peristiwa di mana seseorang merasa yakin telah mengalami situasi baru sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi baru, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah melihat hal itu dalam mimpinya. Istilah Deja vu ini pertama kali diperkenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis. Kebanyakan mereka yang mengalami Deja vu mengklaim telah melihat sesatu dalam mimpi mereka atau sangat yakin telah melihat itu beberapa waktu yang lalu.

Para peneliti telah lama mencari berbagai sebab di balik Deja vu. Mereka mengasosiasikan penyakit-penyakit seperti schizophrenia, kegelisahan atau gangguan neurologi lainnya. Para peneliti belum mencapai kesuksesan dalam membangun hubungan antara penyakit-penyakit tersebut dengan Deja vu. Namun, para peneliti telah menemukan bahwa Deja vu bisa saja merupakan hasil dari kegagalan sistem kelistrikan otak. Deja vu dipercaya sebagai suatu sensasi yang salah pada ingatan atau memori. Beberapa obat-obatan juga dipercaya sebaga salah satu faktor yang memicu Deja vu. Obat-obatan seperti amantadine dan phenylpropanolamine telah diteliti sebagai penyebab perasaan Deja vu. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada area mesial temporal otak yang menyebabkan Deja vu.

Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan sangat menarik. Sudah merupakan kecenderungan otak untuk menarik kesimpulan dari berbagai situasi yang berbeda. Otak seringkali mencoba untuk bereksperimen mereproduksi suatu situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Oleh karena itu antisipasi beberapa kejadian oleh seseorang bisa membuat orang tersebut berpikir bahwa dia telah mengalami suatu kejadian yang sama di masa lalu.

Yang menarik di sini, bisa saja terjadi bahwa salah satu dari mata kita melihat sesuatu sebelum mata yang lain. Satu mata merekam kejadian sebelumnya. Mata yang lainnya, yang merekam kejadian yang sama beberapa milidetik kemudian, membuat otak merasakan ingatan. Salah satu mata merasakan sesuatu dan otak mengartikannya. Mata lain yang tertinggal beberapa milidetik merasakan hal yang sama dan mengirim gambar tersebut ke otak. Begitu otak merasakan hal yang sama beberapa milidetik kemudian, orang tersebut merasa bahwa dia telah melihat itu sebelumnya. Gagasan ini tidak dapat menjadi alasan tepat untuk Deja vu karena orang yang hanya memiliki satu mata juga mengalami Deja vu.

Tidak semua orang percaya bahwa semua bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa teori terkait dengan Deja vu pada kemampuan fisik tertentu yang dimiliki manusia, di lain pihak, orang lain mengatakan bahwa perasaan Deja vu merupakan hasil dari kehidupan lain di masa lalu. Memang benar, Deja vu memiliki sifat-sifat misterius.

Recognition Memory

Recognition Memory adalah sebuah jenis memori yang menyebabkan kita menyadari bahwa apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah pernah kita alami sebelumnya. Otak kita berfluktuasi antara dua jenis Recognition Memory, yaitu Recollection dan Familiarity. Kita menyebut sebuah ingatan sebagai Recollection (pengumpulan kembali) jika kita bisa menyebutkan dengan tepat seketika itu juga kapan situasi yang kita alami pernah muncul sebelumnya. Contoh, jika kita bertemu dengan seseorang di toko, maka dengan segera kita menyadari bahwa kita sudah pernah melihatnya sebelumnya di bus.

Sedangkan ingatan yang disebut Familiarity muncul ketika kita tidak bisa menyebut dengan pasti kapan kita melihat pria tersebut. Deja Vu adalah contoh Familiarity. Selama terjadi Deja Vu, kita mengenali situasi yang sedang kita hadapi, namun kita tidak tahu dimana dan kapan kita pernah menghadapinya sebelumnya. Percaya atau tidak, 60 sampai 70 persen manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali, apakah itu berupa pandangan, suara, rasa atau bau. Jadi, jika anda sering mengalami deja vu, jelas anda tidak sendirian di dunia ini.

Déjà vu dipengaruhi usia

Ada pula yang beranggapan bahwa déjà vu ini adalah sebuah penyakit dalam ingatan sehingga semakin tua umur seseorang maka akan semakin sering pula terjadi déjà vu. Seorang ilmuwan asal Jepang dan juga merupakan seorang neuroscientist MIT , Susumu Tonegawa, melakukan eksperimen terkait fenomena ini pada tikus dengan membandingkan ingatan pribadi (episodik) dengan ingatan baru yang tercatat dalam dentate gyrus. Ia menemukan bahwa tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer. Kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu baru atau lama.

Macam-macam déjà vu

Déjà vu juga terjadi dalam berbagai bentuk ada yang hanya bisa mengingat secara samar-samar, ada yang hanya mengingat lokasi kejadian, dan ada pula yang mengingat hal-hal yang sangat mendetail. Secara garis besar, déjà vu terdiri dari empat jenis yakni:

1. Déjà Vu

Déjà vu jenis ini yang paling banyak terjadi dimana kita pernah merasakan suatu kondisi yang sama sebelumnya dan yakin pernah terjadi di masa yang lampau dan berulang kali. Sering kali pada saat itu individu akan diikuti oleh perasaan takut, rasa familiar yang kuat, dan merasa aneh.

2. Déjà Vécu

Perasaan yang terjadi pada Deja Vecu lebih kuat daripada déjà vu. Deja vecu seseorang akan merasa pernah berada dalam suatu kondisi sebelumnya dengan ingatan yang lebih detail seperti ingat akan suara ataupun bau.

3. Déjà Senti

Déjà Senti adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Suatu ketika kamu pernah merasakan sesuatu dan berkata “Oh iya saya ingat!” atau “Oh iya saya tahu!” namun satu dua menit kemudian sadar bahwa sebenarnya kamu tidak pernah berbicara apa pun.

4. Jamais Vu

Jamais Vu (tidak pernah melihat/mengalami) adalah kebalikan dari déjà vu. Kalau déjà vu mengingat hal-hal yang sebenarnya belum pernah dilakukan sebelumnya, Jamais Vu lain lagi. Tipe déjà vu semacam ini justru tiba-tiba kehilangan memorinya dalam mengingat sesuatu hal yang pernah terjadi dalam diri. Hal ini bisa terjadi karena kelelahan otak.

5. Déjà Visité

Déjà vu tipe ini lebih menitikberatkan pada ingatan seseorang akan sebuah tempat yang belum pernah ia datangai sebelumnya tapi merasa pernah berada pada lokasi yang sama. Déjà Visité berkaitan dengan tempat atau geografi.

Terkadang déjà vu juga diuraikan seperti perasaan yang telah melihat atau mengalami sesuatu sebelum ketika orang yang mengalami hal tersebut mengetahui kapan dia pernah melakukannya. Namun déjà vu disalahgunakan sebagi suatu pengalaman precognitive, perasaan pernah mengalami sesuatu dan mengetahui persisnya apa yang akan terjadi berikutnya, dan itu terjadi.

Suatu hal yang penting dari déjà vu adalah mengalami sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sedangkan suatu hal yang penting dari precognitive adalah menunjukkan sesuatu yang akan terjadi di masa depan, namun bukan suatu hal yang pernah dilakukan atau dilihat di masa depan.

Déjà vu dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu:

1. Associative Déjà Vu

Tipe déjà vu yang paling umum dialami oleh orang-orang sehat normal adalah associative secara alami di dunia ini. Manusia melihat, mendengar, membaui atau mengalami suatu kejadian yang berkaitan dengan suatu perasaan bahwa manusia tersebut berhubungan dengan sesuatu yang telah dilihat, didengar, dibaui, atau dialami oleh manusia tersebut. Ilmuwan terdahulu berpikir bahwa déjà vu jenis ini adalah suatu pengalaman “ingatan dasar” dan berasumsi bahwa pusat memori otak yang bertanggung jawab untuk itu.

2. Biological Déjà vu

Ada juga kejadian déjà vu antar orang-orang dengan epilepsi cuping sementara. Tepat sebelum epilepsi, penderita sering mengalami atau merasa déjà vu. Dengan adanya pengklasifiasian di atas dapat teridenfikasi bahwa isyarat otak dimana déjà vu jenis ini dimulai. Namun, dengan alasan ini pula déjà vu jenis ini berbeda gengan tipikal déjà vu sendiri. Orang yang mengalami déjà vu jenis ini mungkin akan mempercayai bahwa mereka telah mengalami peristiwa atau keadaan yang sama sebelumnya, disbanding dengan perasaan yang cepat berlalu.

Sudut Pandang Psikologi

Pengertian Déjà vu dari sudut pandang psikologi adalah ilusi seperti sudah kenal/ sudah akrab dengan suatu tempat yang sama sekali asing. Timbulnya peristiwa ini diyakini orang sebagai akibat adanya syarat yang sudah dikenali, namun ada dalam sub-ambang kesadaran. Sebagai contoh, ketika berjalan-jalan ditengah kota, beberapa ciri tampak seperti sama dengan penghayatan yang pernah dialami di tempat lain.

Intinya deja vu merupakan suatu fenomena aktivitas otak manusia yang berkaitan dengan memori yang lazim disebut “pemanggilan ulang” Penjelasan ini memperkuat fakta bahwa “penataan ulang memori” pada saat tertentu mempengaruhi keadaan alam sadar manusia ,Bannister dan Zangwill (1941) mencoba menganalisis déjà vu dengan menggunakan hypnosis pada 10 subjek penelitian. Ternyata 3 dari 10 di antaranya mengalami déjà vu. Cleary (2008) mengajukan hipotesis bahwa déjà vu merupakan bentuk dari sesuatu yang telah familiar diketahui yang disebut cripyamnesia adalah susuatu yang telah dipelajari namun tidak disimpan baik di otak, namun pada suatu waktu memori dalam “membukanya”.

Penyebab Deja Vu Menurut Prof. Ahmad Syauqi Ibrahim

Peristiwa ini bisa berupa tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang baru dilakukan, atau sebuah acara tv yang sedang ditonton. Berbagai penelitian ilmiah telah dicoba untuk dilakukan, namun belum ada penjelasan yang memuaskan mengenai fenomena ini.

De javu menjadi salah satu hal yang juga dibahas oleh Prof. Ahmad Syauqi Ibrahim, dalam bukunya yang berjudul Misteri Potensi Gaib Manusia. Dalam buku yang didasarkan atas tinjauan syari’at dan pengetahuan ilmiah itu, dijelaskan bahwa fenomena deja vu ini erat kaitannya dengan aktifitas ruh.

Seperti diketahui, manusia terdiri dari akal, jiwa, dan ruh. Saat manusia tidur, ruh keluar dari tubuh manusia itu. Hal ini dijelaskan dalam hadist berikut :

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami. Dan hanya kepada-Nya kami kembali.”

Rasulullah saw. menyebut tidur sebagai kematian karena ketika dalam keadaan tidur tubuh tidak terkandung ruh. Baru setelah bangun, kemudian ruh itu kembali lagi. Inilah yang disebut ‘kematian kecil’. Adapun saat tertidur, dalam tubuh hanya terkandung jiwanya saja. Kematian seorang manusia terjadi ketika jiwa dan ruh orang tersebut sudah tidak terkandung lagi dalam tubuhnya.

Ketika tidur, ruh akan bergerak meninggalkan tubuh. Walau demikian, ruh masih tetap berhubungan dengannya. Ruh kemudian akan bergerak menuju alam ruh. Aktifitas inilah yang kemudian dikaitkan Ahmad Syauqi menjadi penyebab deja vu.

Albert Einstein, dalam teorinya menyebutkan bahwa tidak akan mungkin ada suatu materi di dunia ini yang mampu melebihi kecepatan dari cahaya. Kalaupun ada, Einstein menjelaskan, maka materi tersebut akan lepas dari ikatan ruang dan waktu. Materi tersebut menjadi bebas. Termasuk bebas dari ikatan hari. Dia bisa saja ada di hari kemarin, di beberapa menit yang lalu, atau bisa juga di masa depan (mungkin pemikiran inilah yang mendorong lahirnya ide untuk menciptakan mesin waktu).

Ahmad Syauqi meyakini ruh manusia memiliki kemampuan seperti itu. Ruh memiliki kemampuan layaknya cahaya, atau bahkan mungkin lebih cepat dari cahaya. Hal tersebut dimungkinkan karena ruh memiliki potensi energi cahaya. Potensi itu salah satunya dibuktikan sekarang ini sebagai aura tubuh. Aura adalah cahaya yang terlihat melingkari tubuh manusia. Cahaya ini berbeda dengan sinar yang memancar dari manusia akibat panas tubuh. Lingkaran cahaya ini dapat menebal atau menipis, tergantung keadaan psikis orang tersebut.

Karena hal tersebutlah, ruh kemudian memiliki kemampuan untuk bergerak ke masa lalu ataupun ke masa depan. Saat kembali ke tubuh, maka pengalaman itu secara tak sadar akan tersimpan dalam otak, dan kadang-kadang pengalaman tersebut terulang kembali dan mempengaruhi memori sadar kita.

Medical Check Up Pre Employee, Pemborosan Atau Investasi?

•23/10/2012 • Leave a Comment

Sebelum calon karyawan direkrut oleh sebuah perusahaan biasanya calon karyawan tersebut harus melewati serangkaian proses rekrutmen seleksi yang panjang. Mulai dari tes tulis, wawancara dengan HRD, wawancara langsung dengan user, pelaksanaan psikotes, dan tentunya medical check up. Proses tersebut adalah suatu proses yang berkelanjutan, sehingga membutuhkan waktu dan tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan perusahaan. Oleh karenanya seringkali dilakukan pemangkasan proses, sehingga bisa melakukan penghematan. Dan medical Check up merupakan proses yang seringkali dianggap kurang penting, sehingga tidak menjadi prioritas di saat awal seleksi. Sudah tepatkah keputusan tersebut ?

Marilah kita perhatikan keluhan beberapa SDM di perusahaan mengenai tingkat  absensi karyawannya berikut ini :  Pegawai mereka yang baru direkrut setahun yang lalu sudah sering tidak masuk karena sakit hepatitis B, dan pegawai yang di rekrut 2 tahun lalu juga mengalami hal yang sama. Padahal mereka adalah posisi Manajer, sehingga perusahaan harus menggantikan biaya penggantian kesehatan yang cukup besar. Belum lagi tugas mereka harus digantikan oleh orang lain, dimana jam kerjanya juga harus kita perhitungkan, dan itu berarti menambah biaya pegawai. Atau andaikata pekerja tersebut memaksakan untuk masuk bekerja, maka hasilnyapun tidak optimal, karena nampak lesu dan kurang bersemangat dalam bekerja.

Permasalahan lain adalah seorang karyawan yang baru bekerja 3 bulan didiagnosa mengalami penyakit Paru. Lalu karyawan itu menyalahkan perusahaan, tempat ia bekerja karena setelah bekerja di sana ia menderita penyakit tersebut. Perusahaan tidak bisa mengelak karena tidak memiliki record kesehatan karyawan sebelum ia bekerja disana. Hal ini tidak akan terjadi jika sebelum karyawan tersebut diterima bekerja, ia melakukan Medical Check Up terlebih dahulu. Sehingga perusahaan bisa mengetahui riwayat kesehatan calon karyawannya dan menditeksi sejak dini akan potensi munculnya berbagai jenis penyakit dikemudian hari. Dengan langkah demikian maka perusahaan dapat mengetahui record kesehatan apakah memang karyawan tersebut sudah terkena penyakit Paru sebelumnya dan tidak diobati. Karena ada kemungkinan juga bahwa lingkungan kerja calon karyawan sebelumnya akan berpengaruh pada kesehatan calon karyawan yang bersangkutan. Berikut adalah beberapa permasalahan kesehatan / penyakit yang mungkin timbul akibat pekerjaan dan lingkungan kerja, baik pabrik maupun kantor.

  • Tuli karena kebisingan yang terjadi di lingkungan kerja ( bukan oleh faktor usia )
  • Bissinosis, penyakit paru – paru akibat debu kapas
  • Penyakit paru restriksi, penyakit kanker paru akibat inhalasi zat-zat kimia
  • Penyakit kanker kulit akibat kulit terpapar bahan kimia.

Kondisi fisik yang terganggu tentunya akan berpengaruh juga pada perfoma kerja. Dengan kondisi seperti itu maka karyawan sendiri menjadi kurang produktif dalam menunjukkan unjuk kerjanya secara optimal. Dan hal ini bisa berdampak lebih luas bahwa tugas-tugas yang harus ia kerjakan menjadi terbengkalai. Paling tidak pihak atasan harus berpikir ekstra untuk menentukan bagaimana cara mendelegasikan tugas-tugas kepada rekan sekerja lainnya. Tentu saja ada peningkatan pada beban kerja yang harus ditanggung oleh rekan sekerja, mungkin dahulu masing-masing personel hanya mengerjakan tugas pribadi saja, namun sekarang ditambah lagi harus menanggung beban kerja  dari rekan yang tidak masuk dikarenakan sakit. Tidak jarang juga perusahaan harus memberikan jam ekstra/ over time pada karyawan, terutama karyawan yang masuk dalam shift. Dan tentu saja cost yang harus dikeluarkan perusahaan juga meningkat. Oleh karena itu pemeriksaan kesehatan penting sekali untuk dilakukan sebelum calon karyawan diterima dalam suatu perusahaan.

Mengapa kita perlu melakukan Medical Check Up Calon Karyawan ?

Medical Check Up Calon Karyawan adalah pemeriksaan kesehatan calon karyawan sebelum ia diterima bekerja. Medical Check Up menjadi syarat penting dalam proses penerimaan calon pegawai suatu perusahaan, dengan kualitas kesehatan prima, maka dapat dicapai produktivitas kerja yang tinggi.

Kegiatan medical check up umumnya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dalam proses penjaringan karyawan yang berfungsi untuk mengetahui kondisi kesehatan calon karyawannya.
Hal ini dimaksudkan agar perusahaan mengetahui riwayat kesehatan calon karyawan yang akan direkrutnya itu.

Hal ini akan berhubungan dengan tuntutan karyawan terhadap perusahaan di kemudian hari..

Pentingnya Medical Check Up Pre – Employee

  • Agar kita mengetahui record kesehatan calon karyawan, sehingga yang memiliki penyakit menular dapat diobati terlebih dahulu sebelum bekerja. Dengan maksud ia dapat lebih produktif dalam bekerja dan penyakit tersebut tidak menular ke karyawan lainnya.
  • Meningkatkan Kualitas kerja karyawan, dengan tubuh yang sehat tentu kinerja karyawan tersebut akan lebih maksimal sehingga produktivitas juga lebih baik
  • Menghindari tuntutan karyawan di kemudian hari, mengenai penyakit yang ia dapat setelah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut

APA SAJA YANG PERLU DIPERIKSA ?

Yang perlu diperiksa untuk calon karyawan meliputi, pemeriksaan fisik oleh dokter, Pemeriksaan Darah Lengkap, Urine Lengkap, HCG test, Fungsi Liver, HbsAg, Ureum Creatinin, Gula darah puasa, Rontgen Thorax, EKG, Audiometri , Spirometri.

  • Pemeriksaan Darah Lengkap

Darah lengkap wajib diperiksa untuk mengetahui adanya penyakit akut maupun kronis, meliputi anemia, infeksi akut, leukemia, infeksi kronik, gangguan pembekuan darah dan faktor risiko alergi.

  • Pemeriksaan Urine Lengkap

Urine lengkap wajib diperiksa untuk mengetahui adanya infeksi pada saluran kemih dan genital, kristalisasi pada urine yang menjadi salah satu penyebab batu ginjal.

  • HCG Test

Untuk mengetahui adanya kehamilan pada calon karyawan. Dilakukan pada calon karyawan wanita bagian produksi. Jika perusahaan menerima calon karyawan yang sedang hamil maka perusahaan harus menerima risiko jika adanya gangguan kesehatan pada masa kehamilan yang menyebabkan karyawan tersebut sering cuti. Karena kehamilan normal pun pasti ada gangguan kesehatan yang normal yang akan menyebabkan keterbatasan pekerjaan fisik.

  • FUNGSI LIVER

SGOT dan SGPT untuk mengetahui adanya penurunan fungsi hati. Peningkatan SGOT dan SGPT dapat disebabkan karena kegemukan, konsumsi obat, alkohol , kurang istirahat dan penyakit peradangan hati . Pemeriksaan ini dilakukan untuk calon karyawan dan karyawan yang bekerja pada perusahaan dengan jam lembur tinggi dan hasil produksi yang berhubungan dengan bahan kimia.

Gamma Glukuronil Transferase untuk mengetahui adanya toksisitas pada hati akibat bahan kimia. Pemeriksaan ini dilakukan pada karyawan yang bekerja di lingkungan pabrik dengan bahan kimia dan calon karyawan yang dahulu memiliki riwayat pekerjaan pada pabrik yang menggunakan bahan kimia.

  • HbsAg ( dengan Anti Hbs titer )

Untuk mengetahui adanya penyakit hepatitis B. Pemeriksaan ini dilakukan pada calon karyawan yang akan bekerja di bidang medis, pekerjaan yang menggunakan benda tajam, pisau, jarum suntik. Sehingga risiko mengalami luka lebih besar. Karena penyakit hepatitis B salah satunya menular lewat darah. Untuk karyawan pemeriksaan ini juga dapat dilakukan untuk screening test. Sehingga penyakit lebih mudah diketahui dan penanganan lebih cepat.

  • FUNGSI GINJAL

Ureum dan Creatinin untuk mengetahui adanya penurunan fungsi ginjal sehingga dapat mendeteksi secara dini penyakit gagal ginjal. Jika sudah ada kecurigaan diagnosa dokter ke arah gagal ginjal maka kita juga dapat menangani lebih awal misalnya karyawan tersebut diistirahatkan.

  • GULA DARAH PUASA

Untuk mengetahui adanya intoleransi glukosa dan penyakit Diabetes Mellitus. Dengan mengetahui penyakit ini maka kita dapat mengadakan diet rendah gula ataupun pengobatan.

  • RONTGEN THORAX

Untuk mengetahui adanya kelainan di paru-paru seperti infeksi akut maupun kronis yang dapat menular dan mengganggu efektifitas bekerja, seperti TB Paru, Bronkhopneumonia.

  • EKG ( ELEKTROKARDIOGRAFI )

Untuk mengetahui adanya kelainan jantung sehingga dapat membatasi pekerjaan fisik.

  • AUDIOMETRI

Untuk mengetahui adanya penurunan fungsi pendengaran terutama bagi karyawan yang bekerja di lingkungan dengan kebisingan yang tinggi. Untuk calon karyawan yang dahulu pernah terpapar kebisingan pada tempat kerja terdahulu dan untuk karyawan yang bekerja di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.

  • SPIROMETRI

Untuk mengetahui adanya penurunan fungsi paru – paru terutama yang bekerja di lingkungan dengan kadar polusi ( debu, zat kimia yang mudah menguap ) yang tinggi. Pemeriksaan dilakukan oleh calon karyawan dengan tempat kerja dahulu memiliki lingkungan dengan kadar polusi tinggi dan karyawan dengan lingkungan kadar polusi tinggi.

Dengan melakukan serangkaian tes akan diperoleh kesimpulan tentang riwayat/ kondisi kesehatan calon karyawan. ILO mengklasifikasikan kriteria status kesehatan kerja berdasarkan data Medical Check Up, sebagai berikut:

  • Fit / Fit for the job
  • Temporary Unfit
  • Fit with restriction
  • Unfit
  • Uncomplete result.

FIT / FIT FOR THE JOB

  • Karyawan/ calon karyawan dalam keadaan sehat. Mungkin ditemukan gangguan kesehatan ringan, tetapi tidak memerlukan follow up/ perawatan oleh dokter (misalnya : alergi makanan, penyakit kulit ringan, maag, dll).
  • Calon karyawan harus memenuhi persyaratan kerja khusus sesuai dengan penempatannya (misalnya : tinggi badan minimum 165 cm untuk operator, tidak buta warna untuk mekanik, dll).

TEMPORARY UNFIT

  • Calon karyawan mempunyai gangguan kesehatan yang memerlukan follow up/ pengobatan dokter. Dengan demikian, yang bersangkutan dianggap gagal dalam uji kesehatan karena tidak dalam kondisi siap untuk bekerja.

Catatan :

  • Temporary unfit adalah status kesehatan yang bersifat sementara. Status finalnya tergantung hasil follow up dokter. Dapat “FIT” jika proses pengobatan terlaksana dengan baik, atau”ÜNFIT” jika pengobatan gagal / tidak dilakukan.

FIT WITH RESTRICTION

Karyawan / calon karyawan secara umum dalam kondisi sehat tetapi memiliki cacat / keterbatasan fungsional (misalnya : buta warna, buta, kelemahan / cacat anggota badan akibat sakit / cedera / bawaan, dll). Yang bersangkutan tetap layak untuk pekerjaan tertentu dimana cacat / keterbatasannya tidak  menghalangi produktivitas dan keselamatannya.

UNFIT

Karyawan / calon karyawan memiliki masalah kesehatan serius yang memerlukan tindakan medis tertentu. Dengan demikian kondisi kesehatan karyawan / calon karyawan tersebut tidak sesuai untuk semua pekerjaan..

UNCOMPLETE RESULT

Status kesehatan belum dapat disimpulkan. Diperlukan pemeriksaan medis lain untuk menegakkan diagnosa kesehatan.

Jadi pemeriksaan kesehatan disini penting dilakukan untuk mengetahui sejak awal potensi munculnya berbagai jenis penyakit. Dengan mengetahui riwayat kesehatan karyawan maka kita bisa mendeteksi ada tidaknya berbagai penyakit di dalam tubuh sejak dini. Paling tidak berbagai langkah bisa dilakukan untuk menghambat. Logikanya, jika diketahui di tahap awal, perjalanan penyakit bisa dihentikan atau paling tidak dilambatkan lajunya. Otomatis itu akan membuat peluang sembuh lebih besar. Oleh karena itu riwayat kesehatan karyawan perlu diketahui sejak dini, yakni dengan melakukan pemeriksaan bagi calon karyawan yang akan bergabung dalam perusahaan.

Selain pemeriksaan medical check up for pre – employee perlu juga dilakukan medical check up for employee atau sering disebut annual medical check up. Kondisi kesehatan karyawan bisa saja berubah dengan adanya perubahan pola hidup dari karyawan sendiri yang tidak sehat serta factor lingkungan yang tidak seimbang. Oleh karena itu dengan pemeriksanaan pada kesehatan secara berkala bisa memantau kesehatan  sehingga bisa mengantisipasi jika diketahui gejala sejak dini. Untuk pemeriksanaan berkala, biasanya dilakukan 1 tahun sekali bagi para karyawan.

Perlu kita ingat bahwa SDM merupakan investasi jangka panjang, oleh karena itu investasikan uang Anda dengan cara yang efektif dan efisien sehingga bisa menjaga sustainable bisnis. Yang nampaknya murah belum tentu efisien, karena ukuran efisiensi rekrutmen tidak hanya pada saat rekrutmen awal. Selama karyawan yang Anda rekrut masih bekerja di perusahaan, maka seluruh aktivitas mulai dari pembinaan, imbal jasa, dan terminasi merupakan biaya rekrutmen yang perlu kita perhitungkan sebelum merekrut tenaga kerja. Oleh karena itu jangan memilih strategi merekrut hanya dengan ukuran biaya jangka pendek, karena dampak rekrutmen akan Anda hadapi selama karyawan bergabung dengan perusahaan kita.

Album Foto Tentara Belanda – Eksekusi Mati Warga Indonesia

•18/10/2012 • Leave a Comment

Pada awal bulan Juli ini di negeri Belanda sedang hangat hangatnya membicarakan sejarah Aksi Polisionil Belanda di Indonesia antara 1947-1949. Semua berawal dari sebuah album foto yang ditemukan secara tidak sengaja di sebuah tempat sampah di Kota Enschede dan dimuat pertama kali oleh koran VOLKSKRANT, salah satu koran terbesar di Belanda.

Di Belanda sendiri, sejarah tentang aksi polisionil tidak diajarkan secara mendetil dalam kurikulum mereka, seolah seperti bagian yang ingin dipetieskan, berikut adalah artikel koran yang pertama dimuat tanggal 10 Juli 2012.

Berikut adalah terjemahannya :

Foto foto pertama dari eksekusi pasukan Belanda di Indonesia

Lidy Nicolasen – 10 Juli 2012 , 07:35 Untuk pertamakali dalam sejarah, foto dari sebuah eksekusi ditemukan, kemungkinan foto foto dari eksekusi yang dilakukan oleh tentara belanda selama masa aksi polisionil di negara jajahan Hindia Belanda. Foto foto ini ditemukan dalam album foto pribadi seorang tentara yang dikirim pemerintah belanda ke Indonesia dalam sebuah misi militer.

Dalam foto foto ini dapat dilihat eksekusi dari tiga pria indonesia. Mereka berdiri dengan punggung mereka menghadap kearah regu tembak yang berdiri pada sisi lain sebuah parit, foto menunjukkan momen ketika mereka ditembak. Parit dipenuhi dengan mayat mayat nrang yang dieksekusi, terlihat dari foto kedua. Pada sisi sebelah kiri anda bisa melihat dua personil militer belanda yang bisa dipastikan dari seragam mereka.

Belum pernah ada sebelumnya

Tim ahli dari Institue Dokumentasi Perang ( Ned Indie Oorlog Documentation) dan Institut Sejarah Militer Belanda ( NIMH ) mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat foto foto ini sebelumnya “ ini bukan foto sembarangan dan tentu saja tidak benar jika setiap veteran membawa foto semacam ini pulang” seorang pegawai NIMH mengatakan demikian. Demikian juga bagi NIOD foto foto ini tidak dikenali sebelumnya , tegas Rene Kok: “kami memiliki banyak album disini, sebenarnya kami mengharapkan gambar seperti ini muncul dan momen ini ternyata adalah saat ini, gambar ini tidak pernah saya lihat sebelumnya”.

Para sejarawan tidak meragukan keotentikan foto , namun tentang lokasi tepatnya dan kondisi eksekusi belum diketahui, kemungkinan riset lebih jauh akan dapat memberikan lebih banyak detail.

Pemilik foto adalah seorang prajurit dari Enschede. Dia sudah meninggal. Dia dikirim sebagai tentara wajib militer pada 1947 tepat sebelum agresi pertama dan kembali pada 1950 setelah Belanda menyetujui kemerdekaan Indonesia. Dia bertugas pada batalion artileri. Sejarah tentang batalionnya tidak pernah menuliskan tentang eksekusi. Namun tetap saja memungkinkan bagi pasukan artileri untuk mengawal pasukan infantri atau pasukan khusus yang melakukan eksekusi.

Eksekusi yang dikenal adalah Rawagede di Jawa Barat dan di Sulawesi Selatan. Tahun lalu keluarga korban dari pembantaian Rawagede telah mendapatkan uang kompensasi dari pemerintah Belanda. Pemerintah belum merespon mengenai tuntutan hukum mengenai pembantaian di Sulawesi Selatan. Tidak diketahui jumlah korban orang Indonesia secara pasti dari kedua aksi tersebut.

Prajurit pemilik foto ini tidak pernah membicarakan keberadaan dari foto ini. Dan mungkin saja tak seorangpun akan menyadari album fotonya jika mereka tidak menemukannya di tempat sampah di Enschede. Tidak diketahui siapa yang telah membuangnya. Pemilik album ini tidak memiliki anak dan hidup sendirian dalam beberapa tahun terakhir.

TEMPAT SAMPAH

Seorang pegawai pemerintah kota Enschede menemukan album tua di sebuah tempat sampah, pegawai ini memang mengoleksi foto foto untuk mengilustrasikan kehidupan dari warga kotanya sendiri. Album ini pasti akan tetap ada ditempat sampah seandainya dia tidak menyadari foto dari tawanan, ketika itu dia melihat lebih dekat ke album foto dan baru menyadari bahwa dia menemukan album foto dari sebuah eksekusi.

Saat ini tiga institut penelitian sejarah meminta pemerintah untuk melakukan investigasi ulang dari aksi polisionil antara 1949 hingga 1950 untuk lebih mengungkapkan fakta tentang perang di Indonesia. Pemerintah belum memberikan jawaban ============================= publik Belanda pun mulai membicarakan berita ini baik yang pro maupun yang kontra, namun di negara kita sama sekali tidak mengetahui berita ini, tak ada satupun media di Indonesia yang mengangkat masalah ini dan inipun menguatkan opini publik Belanda ketika pertama kali foto ini ditemukan dan dimuat ,dimana mereka mengatakan “Untuk apa kita meributkan kejadian ini? orang Indonesia sendiri saja tidak peduli dengan kejadian ini dan sejarah mereka”.

Benarkah generasi Indonesia saat ini adalah generasi yang memang tidak peduli dengan sejarah bangsanya? Benarkah opini mereka? Layakkah bagian dari kisah perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita untuk dihapuskan, dilupakan dan seperti kisah ini……dibuang di tempat sampah?

Tampak dalam foto mereka yang tanpa seragam tempur maupun persenjataan, bisa jadi mereka adalah warga sipil, namun bagi warga sipil sekalipun membutuhkan nyali yang besar bahkan hanya untuk menutup mulut tentang jumlah kekuatan maupun keberadaan pejuang RI, hingga bagaimana mereka melihat kawan mereka bergelempangan satu persatu diterjang peluru dan tetap tegar bersikap tidak kooperatif.

Tampak dalam foto tiga orang yang berdiri dengan ceceran darah didekatnya yang menunjukkan telah terjadi eksekusi sebelumnya

Jika kawan kawan memiliki kepedulian terhadap kisah sejarah ini mohon bantulah untuk share artikel ini, agar bangsa kita tahu apa yang sedang terjadi di Belanda dan untuk mematahkan anggapan bahwa bangsa Indonesia tidak peduli dengan sejarahnya, saya akan terus menulis menerjemahkan koran-koran yang terbit di Belanda berkaitan dengan masalah penemuan foto ini.

PROFIL JACOBUS, PRAJURIT PEMILIK ALBUM FOTO

Profil Prajurit Jacobus, Album Foto yang Ditemukan di Tempat Sampah

Dalam artikel di atas diulas secara lengkap siapa prajurit pemilik album foto yang ditemukan di tempat sampah dan hangat menjadi pembicaraan di negeri Belanda, berikut adalah artikel dari koran Volskrant masih tanggal yang sama :

Sebuah foto dari barisan mayat, hanya sebuah jepretan

Album foto dari Jacobus R, pasukan artileri lapangan dari Enschede, menunjukkan gambaran yang mengerikan dari pembunuhan oleh Belanda pada 1947,selama masa agresi militer pertama di Indonesia. Tampak sperti sebuah jepretan foto dari kehidupan seorang prajurit.

Prajurit Jacobus R yang membanggakan, pria modern dari Enschede, dengan jaket, dasi , rambut mengkilap dan kumis seperti Clark Gable. Tepat sesudah perang dunia kedua pada 1947 dia dikirim wajib militer ke Indoneria. Dia ditugaskan di Barak Angkatan Darat Kerajaan di Ede dan bergabung dengan resimen artileri lapangan yang sudah diperbaharui. RVA adalah singkatannya.

Mulai saat ini nama RVA dituliskan dibelakang nama keluarganya

Sebagaimana kawan kawan seusianya juga bergabung dalam wajib militer. Di Ede mereka dilatih bagaimana bertempur dalam perang di timur jauh ( indonesia ) . Mereka juga diberitahu tentang pecahnya revolusi di negeri hindia belanda dan dibutuhkan sebanyak mungkin pasukan untuk mengembalikan kekuasaan Belanda. Karena pasukan KNIL saat itu tidak dalam kondisi yang baik sejak jatuh ke tangan Jepang. Di Belanda, ribuan sukarelawan mendaftarkan diri, sejak musim semi 1947, wajib militer juga digabungkan dalam Angkatan Darat, pemerintah mengatakan tentang operasi polisionil yang bertujuan untuk membebaskan penduduk Indonesia dari para pemberontak, namun kenyataannya mereka berakhir dalam perang gerilya yang mengerikan.

Jacobus adalah anak seorang penata rambut. Mungkin nama panggilannya adalah Jaap atau mungkin Koos. Dia sudah meninggal ,bahkan keluarganya pun tidak mudah untuk menemukan jawabannya, mungkin saja dia benci untuk pergi ke Indonesia. Antara satu sama lain antar prajurit, mereka banyak mengeluh. Tepat sesudah perang dunia kedua berakhir, tidak banyak pemuda yang memiliki hasrat untuk bertempur, namun menolak wajib militer adalah sama artinya dengan memilih melawan negara dan dipenjara.

Beberapa dari mereka juga memandang ini sebagai sebuah kesempatan untuk pergi berpetualang, pergi dari Belanda yang pengap dan kacau balau menuju tanah yang menjanjikan : Indonesia

Pada 8 Mei 1947 Jacobus memasuki kapal pasukan MS Johan van Oldenbarnevelt. Saat menyeberangi equator, dia dan kawan-kawannya mendapatkan gelar diploma. Dalam sertifikat tersebut dapat dibaca bahwa Neptune, dewa lautan, menyatakan bahwa dia layak dan mampu untuk menaklukkan semua marabahaya di Timur Jauh, Indonesia. Nampaknya dia sangat bangga dengan hal tersebut, jika tidak tentunya dia tidak akan menaruhnya didalam album fotonya tiga tahun setelah semua ini berlalu.

SATU BULAN PERJALANAN

Perjalanan itu memakan waktu hampir satu bulan lamanya, pada 5 Juni 1947 mereka sampai di Tanjung Priok, pelabuhan di Jakarta di pulau Jawa. Setelah singgah sehari mereka dinaikkan truk militer sejauh ratusan kilometer ke sebuah tempat bernama Batujajar dekat Bandung. Rencana mereka adalah mengambil alih pasukan KNIL dan relawan, tapi karena situasi politik ( agresi militer I akan segera dilaksanakan dalam waktu satu bulan) maka aksi itu ditunda.

3-12 RVA berada dibawah komando basis militer Bandung. Aturan tertulis mereka seharusnya memiliki empat senjata api, namun pada kenyataannya mereka harus menggabunfkan beberapa persenjataan tua untuk membuat artileri primitif. Tak seorangpun tahu bagaimana mengoperasikan artileri lapangan 7,5 karena mereka dilatih untuk mengoperasikan artileri 9, hanya beberapa perwira KNIL yang melatih mereka namun tak lama kemudian 2 perwira pergi untuk mendapat pelatihan menjadi komandan anti udara.

Pada pagi hari tangal 23 Juli, dua hari setelah aksi polisionil berjalan untuk pertama kalinya melakukan latihan dengan amunisi sungguhan. Pada hari yang sama juga mereka mendapatkan perintah untuk memindahkan persenjataan artileri ke Cilampeni,sebelah selatan bandung pada malam harinya.

Dua hari kemudian mereka terperangkap ditengah pertempuran ketika Soreang dikuasai pejuang Indonesia dan mereka harus mensupport pasukan infantri dengan tembakan ke desa desa dan tembakan kearah bunker bunker lawan. “Sangat Efektif“, itulah yang tertulis dalam catatan sejarah batalion yang menulis laporan menyeluruh tentang operasi Batalion 3-12 RVA, dokumen ini sekian lama berstatus dokumen sangat rahasia,namun saat ini siapapun dapat membuka arsip ini, tersimpan di Arsip Nasional Den Haag. Tidak tertulis detil seberapa “efektif”nya operasi ini berjalan.

Pada hari sabtu mereka kembali ke markas Batujajar dan sehari kemudian mereka diserang oleh 200 tentara Indonesia. Pertempuran berlangsung selama satu setengah jam. Seorang prajurit KNIL terluka. Mata mata mengatakan bahwa musuh menderita kerugian setidaknya 30 tewas dan 15 korban luka. Pada hari yang sama juga, 3-12 RVA mendapat bantuan seorang Kapten KNIL yang berpengalaman dibidang artileri.

Mereka bergerak lebih jauh ke selatan untuk mendukung aksi okupasi dari angkatan darat. Aksi Polisionil pertama berakhir pada awal Agustus 1947. Bulan September adalah bulan yang tenang,kecuali datangnya masalah infeksi penyakit kulit. Prajurit yang tidak istirahat di tempat tidur harus berlatih menembak.

Pada November 1947 akhirnya mereka siap untuk serah terima kekuasaan Cilimus dari pasukan KNIL dan sukarelawannya (A III Field). Pada akhir Desember salah satu jeep mereka terkena ranjau dan dua orang tewas dengan satu orang terluka parah. Mereka harus melakukan banyak kegiatan patroli, namun ini seharusnya bukanlah tugas dari pasukan artileri dan lagi ada banyak orang yang menderita penyakit.

Album foto ini tidak menceritakan apakah Jacobus juga menderita sakit juga. Dia tidak memotret kawan kawannya yang sedang sakit atau terluka. Sangat bisa dipastikan bahwa Jacobus menukar kameranya dengan kawan-kawannya karena dia sendiri nampak dalam abum fotonya dan kemungkinan juga bukan hanya dia yang membawa kamera. Sayangnya dia tidak menuliskan keterangan foto di albumnya sehingga informasi mengenai tempat dan waktu tidak ada.

Kadang ada beberapa foto yang sesuai dengan sejarah resmi. Seperti contoh evakuasi dari pasukan TNI dimana pasukan TNI dengan topi dan peci berwarna hitam. Dengan truk chevrolet milik militer ( cat dan krom mengkilap ) mereka dipindahkan ke garis demarkasi seperti yang sudah disepakati pasca aksi agresi militer I. Jacobus dan kawan kawannya menemani konvoi pemindahan sambil mengambil beberapa foto dalam perjalanannya.

Penghabisan

Berdasarkan catatan sejarah batalion,mereka mulai menyerang kelompok bersenjata yang tersisa yang mereka maksudkan disini adalah kelompok Hisbullah dan Sabilillah, kelompok muslim yang menolak hasil perundingan dan memilih untuk tetap bertempur dengan Belanda. Pasukan Belanda menghabisi mereka dengan cepat dan mudah sedangkan pemuda Indonesia lain tidak melakukan tindakan apapun. (karena terikat perjanjian damai.pen)

Mungkin saja kelompok muslim ini yang menjadi korban penembakan dalam foto, mereka tidak berseragam dan tidak berambut panjang seperti para pejuang kemerdekaan yang fanatik pada umumnya kala itu. Namun bisa juga mereka ini gerombolan pengganggu keamanan yang ditemukan di lingkungan area tersebut.

Sepertinya bukanlah Jacobus pelaku langsung eksekusi , hal macam itu bukanlah tugas seorang prajurit artileri, namun adalah tugas dari pasukan khusus. Pasukan khusus harus melumpuhkan kekuatan musuh dan mengembalikan keadaan kembali aman, jadi kemungkinan pasukan inilah yang berpatroli semacam ini. J.A Moor seorang ahli mengenai Indonesia menyatakan bahwa taktik yang digunakan pasukan khusus dalam aksi polisionil (perang westerling) adalah keras dan teliti. Eksekusi dan penghabisan dari tawanan adalah hal yang biasa. Tidak pernah ada estimasi data pasti jumlah korban dikarenakan laporan sudah hilang atau mungkin bahkan sengaja tidak dituliskan. Aturan resmi seharusnya tawanan dipindahkan ke tempat khusus untuk interogasi, namun taktik dari pasukan khusus adalah adalah pendadakan dan menghabisi lawan ( surprise and eliminate ) dan mereka ini tidak terbiasa membawa tawanan perang.

Saksi.

Jadi Jacobus menyaksikan pembantaian ini. Dia mengambil gambar dan tampaknya tak seorangpun berusaha mencegah dia memotret. Bahkan sesudahnya pun tak ada yang meminta roll film nya. Hingga kemudian hari dia menyimpannya dalam album foto pribadinya.

Foto foto ini diperkirakan dibuat pada awal 1948. Ada banyak sekali pertempuran di Jawa Barat sekalipun aksi polisionil kedua belum dimulai. Batalion 3-12 RVA menuliskan dalam laporannya : “tembakan dimana mana” , seperti yang telah mereka sebut tembakan ke desa desa, lapangan udara, tambang tembaga.

Dalam “laporan tembakan” juga dituliskan rinci hingga berapa jumlah granat yang mereka gunakan, data kematian juga dituliskan, namun 3-12-RVA tidak pernah menuliskan apapun tentang eksekusi.

Ada kekhawatiran lain juga yang membutuhkan perhatian mereka. Pada akhir Januari 1948 mereka menemukan 10 buah Radio Amerika. Jacobus memotretnya. Laporan menuliskan : “setelah dipelajari beberapa staff , radio dapat difungsikan dengan cukup baik, baik digunakan di pos permanen sebagai pengintai di garis depan dan juga mudah digunakan untuk berpindah pindah karena mudah untuk diangkut.

Namun mereka punya masalah yang lebih besar dengan kendaraan “bersyukur atas kemampuan dan bakat improvisasi dari para mekanik,kendaraan dapat berjalan dengan layak” begitu tulis Commander A.Lammers. Dia juga menuliskan bahwa moral prajuritnya terjaga dengan baik. Juga laporan pada pertengahan 1948, dia mengeluhkan mengenai perlengkapan dan komunikasi telepon namun kekuatan mereka masih utuh dengan 11 perwira, 16 sersan dan 186 prajurit. Hanya saja jumlah tentara yang sakit bertambah.

Satuan ini terpisah menjadi dua kelompok, kemungkinan Jacobus bergerak lebih ke timur yaitu ke Tegal. Melewati Pemalang,mereka menuju Belik dimana mereka tergabung dalam kelompok tempur “Bernardi”. Pada 19 Desember 1948 aksi polisionil kedua (operasi gagak) dimulai, mereka membantu pasukan infantri untuk mengecek desa desa dan memberikan support pada batalion zeni.

Ternyata pertempuran sama sekali belum terhenti bahkan saat aksi polisionil kedua ini berakhir pada Januari 1949. Kenyataannya di lapangan perang gerilya terus berlanjut hingga gencatan senjata pada Agustus 1949, hingga Desember 1949 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Sejak saat itu pula Jacobus dan kawan kawannya ingin untuk kembali pulang. Jacobus juga memotret foto pasukannya yang sedang mengundurkan diri. Pada Maret 1950 resimen dari prajurit Jacobus dikembalikan pulang ke Belanda oleh Kapal Angkut Pasukan Amerika “Fair Sea”. Sesampainya di Belanda, 3-12 RVA dihapuskan.

Sesampainya dirumah dia menempatkan seluruh fotonya dalam sebuah album foto, jepretan dari rekan-rekannya sesama prajurit, jeep, peralatan radio, bangunan, foto wanita Indonesia yang mencuci di sungai, sebuah desa atau parade kecil dari anak anak sekolah. Dia juga menyelipkan sertifikat Diploma yang dia dapat, mata uang Indonesia, surat izin penggunaan senjata, kartu tahun baru dari 3-12-RVA dan sertifikat dari insignia yang dia dapatkan dari Menteri Perang ( Minister of War ). Dan juga tersimpan foto pacarnya, orang tuanya, anjingnya dibawah pengering di sebuah salon dan foto rekreasi ke Valkenburg dan Pisa. Ringkasan kehidupan pada umumnya setelah 3 tahun peperangan.

Diterjemahkan dari koran Volkskrant oleh Ady Erlianto Setyawan.

Sumber : Link

Cara Install Windows 7 Melalui USB Flashdisk

•13/10/2012 • Leave a Comment

Instalasi Windows OS melalui USB flashdisk ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk. Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang tidak terbaca oleh CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, terkadang menyulitkan dalam proses Instalasi Windows OS, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian tidak perlu terjadi lagi.

Ada beberapa cara dalam melakukan Instalasi Windows OS. Adapun persiapan yang harus dilakukan adalah menyiapkan Flashdisk dengan kapasitas minimum 4Gb, karena setidaknya Windows OS 7 akan memakan kapasitas minimum 3Gb.

  • Cara Pertama :

    1. Colokkan USB Flaskdisk anda.
    2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
    3. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
    4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati hati jangan salah pilih nanti bisa yg keformat adalah disk yang lain. Jika anda mempunyai hanya 1 harddisk maka USB flaskdisknya adalah disk1.
    5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
    6. Ketik clean dan tekan ENTER.
    7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
    8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
    9. Ketik active dan tekan ENTER.
    10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
    11. Ketik assign dan tekan ENTER
    12. Ketik exit dan tekan ENTER.
    13. Masukkan disk DVD windows 7  dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
    14. Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
  • Cara Kedua :

Cara ini tentunya merupakan pilihan kebanyakan orang, dan untuk itu sudah tersedia program yang namanya WinToFlash, program ini akan melalukan langkah langkah seperti cara diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk.

  1. Unduh dulu program WinToFlash versi terbaru.
  2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
  3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard.
  4. Klik “Next”
  5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB Flaskdisk anda. Klik “Next”.
  6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
  7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file file Windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk.
  8. Klik “Next” apabila selesai pengkopian, dan bootinglah komputer anda melalui USB Flashdisk tadi. Apabila langkah langkahnya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
  • Cara Ketiga :

Cara khusus untuk Windows 7 dapat menggunakan tools dari microsoft, yaitu Windows7 USB/DVD Download tools. Sesudah Download dan install lalu jalankan programnya, pada langkah ke-1 pilih lokasi file .iso windows7 kita, lalu langkah ke-2 pilih apakah akan di install ke usb flashdisk tau bakar ke DVD disk.

  • Cara Keempat :

Adapun cara lain lagi untuk membuat flasdisk kita agar bisa dipakai untuk menginstall Windows 7 ialah dengan memakai tool yang bernama EasyBCD, berikut langkah2nya:

    • Download EasyBCD
    • Kemudian colokkan flaskdisk nya ke port USB komputer kita, lalu format lah dengan memakai partisi FAT32
    • Jalankan program EasyBCD dan klik tombol “Bootloader Setup” di panel sebelah kiri.

    • Dibawah kotak “Create Bootable External Media“, pilihlah flashdisk yang akan kita buat untuk menginstall windows 7.
    • Kemudian klik tombol “Install BCD” dan tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog berikut:

    • Klik tombol “Yes” lalu tutuplah program EasyBCD, kemudian masukkan DVD windows 7 ke komputer/laptop.
    • Setelah itu, copy lah semua isi DVD windows 7 tadi ke flashdisk yang telah kita siapkan tadi, jika anda punya file .iso windows 7, ekstrak dahulu ke folder yang telah kita tentukan, kemudian baru di copy ke flaskdisk tadi.
    • Selesai, sekarang flasdisknya sudah bisa dipakai untuk menginstall windows ke laptop / komputer kita.

Demikian beberapa cara yang baru untuk membuat Flashdisk kita agar bisa dipakai untuk instalasi Windows OS.

  • Dan untuk menguji apakah Flashdisk atau disk DVD windows kita berhasil atau tidak dapat menggunakan program/tools MobaliveCD.

 
%d bloggers like this: